Perawat berdiskusi

Pentingnya Ambulance 118

Posted by diskusiperawat on November 23, 2008

Ambulance merupakan sarana terpenting dalam perawatan pra hospital pada patient post trauma di lapangan. Selain dilengkapi peralatan yang menunjang seperti O2, Ventilator, EKG dan tentunya obat2an emergency, ambulance juga di dukung oleh staff yang sudah terlatih dalam menangani patient yang memerlukan tindakan yang cepat untuk mencegah kondisi kritis atau bahkan kematian. Sehingga di perlukan pemahaman baik dari rumah sakit ataupun masyarakat tentang peran ambulance itu sendiri dalam menurunkan angka kematian. Ambulance tidak hanya melayani panggilan/ oncall dari masyarakat ke rumah sakit tetapi juga antar rumah sakit yang biasanya antar ICU. Ini disebabkan karena keterbatasan Bed ICU sehingga sebagian rumah sakit lebih memilih untuk merujuk patient ke rumah sakit lain dengan menggunakan jasa ambulance. Dalam hal merujuk patient kondisi kritis tentunya staff ambulance harus benar2 memahami, mengkaji dan mengantisipasi kemungkinan2 buruk yang terjadi saat di pejalanan. Dalam hal ini kesetabilan kondisi patient sangat di perlukan terutama pada unintubated patient. Tidak jarang petugas ambulance di suruh melakukan intubation di rumah sakit sebelum patient di rujuk karena keterbatasan skill yang dimiliki oleh petugas kesehatan di rumah sakit tersebut. Ini juga merupakan salah satu alasan mengapa rumah sakit lebih memilih jasa ambulance terutama 118 dalam merujuk patient.

(Sumber : emergensiku.blogspot.com)

=========================================================

tulisan yang menarik.

mungkin bisa diposting disini bagaimana respon masyarakat terhadap layanan ambulance 118?

apa dampak kemacetan/kepadatan daerah (contohnya Jakarta) terhadap response time dari suatu panggilan emergensi?bagaimana 118 mengatasi hambatan2 yang ada?

apakah 118 melayani masyarakat yang tidak memiliki asuransi?bagaimana sistem pembayarannya?kan pasti berbeda dengan EMS/ambulance service di Amrik sana yang pasien2nya paling tidak sudah memiliki asuransi sendiri?

salam,

http://www.diskusiperawat.co.cc

7 Responses to “Pentingnya Ambulance 118”

  1. joe said

    saya perawat dari sampang madura, saya sangat setuju dengan adanya ambulance 118 terutama di daerah seperti di sampang madura. tetapi itu juga harus di iringi oleh tenaga yang mumpuni, dan saya rasa di sampang masih sangat kurang dengan adanya perawat yang profesional. hal ini berpengaruh terhadap penanganan pertama pada patient. demoga di sampang juga bisa seperti di kota kota besar
    majulah perawat indonesia..!!

  2. diskusiperawat said

    thanks buat comment-nya Joe,

    saya rasa bukan hanya di Madura aja, masih banyak kota2 di Indonesia lainnya yang sebenarnya membutuhkan pelayanan transportasi kesehatan (Ambulance Services) untuk mengantisipasi masalah kesehatan mereka.
    Biasanya manusia meremehkan sesuatu sampai saat mereka membutuhkannya baru teringat. Disaat tangan kita terkena air panas baru terasa pentingnya memakai sarung tangan antipanas.
    Demikian juga masyarakat kita, disaat sehat mereka lupa, tapi klo sudah sakit baru complaint akan penanganan RS/Ambulance yang lamban.

    Kami tunggu komentar anda selanjutnya.

    Cheers

  3. Ikhsan said

    Sangat perlu om. Yang jadi masalah dengan pelayanan prehospital adalah tidak jelasnya ketenagaan dari armadanya. Ok kita bisa pake perawat di armada ambulan, tetapi untuk tindakan-tindakan yang harus dilakukan lebih banyak kewenangan medis/dokter. Walaupin kita ada SPGDT, tetapi hal tersebut masih sulit tanpa adanya profesi yang memang diperuntukan untuk penanganan kasus emergensi di lapangan, atau udah ada perawat spesialis emergensi??. Kayaknya kita harus niru negara luar, profesi paramedik atau EMT harus ada di negara kita ini.

  4. wismahijau said

    Saya adalah salah satu perawat di Sragen – Jawa Tengah, di kota kami angka kejadian kecelakaan lalu lintas tergolong tinggi. Ada keingina dari kami membentuk Tim 118 dengan melibatkan beberapa Lintas Sektor namun tentu saja harus ada dukungan kebijakan Pemerintah Kabupaten untuk sarana infrastrukturnya. Beberapa Pelatihan sudah kami ikuti namun belum adanya tindak lanjut secara kongkrit inilah yang merisaukan kami. Adakah saran atau pengalaman khusus membentuk Tim 118.
    terima kasih.

    Email saya :
    wismahijau@gmail.com
    atau kunjungi kami di blogrsudsragen.wordpress.com

  5. Wiwied S Beno said

    Saya bukan perawat tapi driver PMI ambulance 118 yang setiap hari menangani kasus medis ataupun trauma..di kota jogja angka kasus ini lumayan tinggi tetapi setelah adanya YES 118 ( Yogya Emergency Service 118 )pekerjaan saya agak ringan karena dibantu oleh rumah sakit yg tergabung YES 118.

  6. marwan said

    saya perawat skrg bertugas di instalasi Ambulan Gawat Darurat 118 di RSU.skrg yg jd kendala di daerah saya Kal-sel byk ambulan umum yg blm terkoordinisir, tetapi mereka makai logo dan mengatasnamakan 118.mereka tdk mengerti prosedur penangan masalah kegawat daruratan sebagimana sdh tercantum dalam Protap Bantuan Hidup Dasar (BHD).apalagi angka LAKALANTAS di daerah saya tergolong tinggi

  7. adi said

    Penanganganan pasien pra rs saat ini masih sangat kurang di Indonesia. Ambulan 118 sebenarnya adalah solusi yang masuk akal. namaya sudah banyak dikenal orang, nomer telepon sudah di akui, dan aslinya isi dari standart ambulannya juga sudah mantap. Tinggal manajerialnya yang masih amburadul.

    Semoga kedepan para pembesar DEPKES ada yang tergugah untuk mengaktifkan kembali 118 dengan manajerial yang lebih baik demi kepentingan banyak orang.

    Ada masukan lain??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: